Berliterasi dengan Akhlaq, Resensi Buku “Akhlak Nge-Medsos: Panduan jadi Netizen Sholeh” Karya Irfan Nur Hakim @irfannazhran

Dalam berakhlak tidak hanya dianjurkan saat di dunia offline saja, namun saat bermain dalam dunia online juga harus berakhlak. Terlebih saat kita mendapatkan informasi baru, kita diwajibkan untuk mengunyah terlebih dahulu baru menelan pelan-pelan. Kemudian jika informasi itu penting dan bermanfaat kita usahakan menyebarkan dengan cara yang baik.

Apa aja sih akibat buruk informasi :

  1. Menjauhkan orang-orang yang dekat, bisa memisahkan hubungan
  2. Menjadikan pengangguran
  3. Memproduksi ujaran kebencian

Apa aja sih akibat buruk Disinformasi :

  1. Munculnya Fitnah
  2. Menjadikan Ghibah
  3. Memicu konflik sosial

Sebelum kita membahas hoax yang sering kita temui akhir-akhir ini baiknya kita kenali dulu apa sih motif utama hoax itu

  1. Mendapatkan popularitas
  2. Kemudahan uang
  3. Menimbulkan konflik semu menjadi nyata

Kira-kira apa aja sih yang menarasikan Hoax :

  1. Adanya teori konspirasi, tercipta dan pemanfaatan ketakutan publik karena terjadi peristiwa besar yang tidak mampu dijelaskan secara sistematis dan bukti yang lengkap.
  2. Pemanfaatan mitos urban yang memancing emosi (sedih, bahagia, marah dan terharu)
  3. Kontroversi berlebihan disebabkan pemotongan sebagian informasi yang biasanya digunakan untuk kampanye politik dalam rangka menjatuhkan lawan
  4. Sumber tidak jelas karena situs-situs beredar tanpa penanggungjawab yang jelas

Lalu bagaimana sebaiknya akhlaq bermedia sosial itu?
Kita sebagai pengguna aktif harus mengkroscek atau bertabayyun dulu dalam 3 hal

  1. Keutamaan konten kreator
  2. Akhlak untuk viewer
  3. Etika user, apakah menjadi user cerdas atau tidak?

Kemudian bagaimana kita Menyaring sebelum men-sharing informasi yang kita dapat?

  1. Tetap tenang, karena sikap tergesa-gesa dari setan
  2. Sebar yang perlu
  3. Wajib memeriksa kebenaran sebuah berita dengan cermat
  4. Bacalah berita secara utuh
  5. Lihat siapa yang membuatnya
  6. Cari tau lebih dalam dari mana asal sumbernya
  7. Bandingkan informasi yang kamu dapat
  8. Tanyakan lagi pada diri sendiri, penting dan perlu gak sih untuk disebar?

Tips menjadi produsen media yang baik !

  1. Jangan mencari Vitalitas
  2. Mulailah dari yang paling kamu sukai dan kuasai
  3. Istiqomahkanlah
  4. Kolaborasikan
  5. Lakukanlah riset
  6. Gunakan media yang cocok

Ditulis oleh: Iin Nur Zulaili, GPAN Regional Lamongan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *