[Review Buku Fiersa Besari 11.11] 11 Lagu Penuh Cerita.

Sebelas lagu sebelas cerita, sebuah kata atau tajuk yang cocok disandingkan dengan karya novel dari penulis,musisi ataupun seniman bernama Fiersa Besari yang berjudul 11.11 yang diterbitkan sekitar tahun 2018. Saya teringat ketika iseng pergi ke toko buku bersama teman saya untuk mencari tutorial buku program computer, dia pergi ke rak kategori novel. Mataku tertuju ke buku bercorak persis kertas buffalo berwarna hitam abu abu berjudul 11.11. Seketika teman karibmu berbicara kalau lagu-lagu yang pernah kudengar saat konser di kampus almamater ku juga disajikan dalam bentuk buku.

Berbeda dengan buku Fiersa Besari yang pernah kubaca berjudul Tapak Jejak yang alur ceritanya berupa petualangan Bung, sapaan karibnya mengelilingi daerah Indonesia, album buku 11.11 memiliki 11 sub judul berupa cerita pendek dengan kisah dan alur cerita yang berbeda-beda dan tidak berkaitan. Kesebelas judul tersebut adalah Ainy, Melangkah Tanpamu, Acak Corak, Home, Samar, Temaram, Kala, Glimpse, Harapan, I Heart Tree dan Senja Bersayap.

11 kisah-kisah sub judul yang dituangkan memiliki pendekatan yang romantic, menohok dan imajinasi. Temanya cukup beragam, mulai dari kisah cinta remaja, pengorbanan cinta, kisah ending cinta sedih.

Ada Ainy yang bercerita tentang seorang gadis yang menanti jodoh setelah pengorbanan sekian lama.

Ada Acak Corak yang berlatar di halte bus dan bercerita tentang seorang wanita dan lelaki dan saling bercerita tentang keluh kesah kehidupan mereka masing masing.

Ada Home yang bercerita tentang kesadaran seorang ayah yang sangat sibuk bekerja tentang pentingnya rumah setelah melihat anak semata wayangnya sekarat di rumah sakit

Ada Samara yang bercerita tentang seorang gadis kecil bersama sebuah boneka kucing peninggalan ibunya yang telah meninggal. Ketika kerinduan terhadap ibunya sangat besar, tiba tiba boneka kesayangannya tersebut membawa gadis kecil tersebut bertemu ibunya dalam imajinasi.

Ada Dunia Kala yang berlatar imajinasi Fiersa Besari tentang kehidupan di planet masa depan dengan segala kecanggihannya.

Ada Harapan yang bercerita tentang seorang anak pembantu yang mencintai wanita yaitu anak majikannya sendiri. Cerita ini cukup menarik karena menampilkan ending yang manis di akhir cerita.

Ada Temaram yang berlatar pentingnya kekuatan doa dan harapan.

Ada I Heart Tree yang berlatar cinta beda dimensi waktu dan dunia yang berbeda.

Ada Glimpse yang bercerita tentang seorang lelaki yang berusaha melupakan sakit hati di masa lalu, tetapi semakin dia melupakan semakin sakit perasaannya.

Ada Senja Bersayap yang bercerita tentang wanita yang menemukan cinta sejatinya ketika kondisi terpuruk dan berada di penjara.

Yang menjadi favorit dan menurut saya cukup menarik yaitu Melangkah Tanpamu yang berlatar seorang wanita tua menceritakan masa lalunya bersama lelaki yang dicintainya tetapi harus kandas karena kondisi politik tahun 1965.

Di Buku kali ini Bung Fiersa menyajikan cerita yang lumayan berbeda dari buku-buku sebelumnya. Dalam beberapa  buku sebelumnya, tulisan yang ada di bukunya memiliki kedalaman cerita yang tajam dan menohok para pembaca. Untuk Buku 11:11 kali ini, Bung Fiersa cenderung menyajikan tema  Pengorbanan Cinta yang di tengah-tengah pembacaan cenderung dapat tertebak hasil ceritanya.

1:11 (Sebelas – sebelas) adalah sebuah karya pembuktian dari Bung Fiersa, bahwa dia tak hanya ada di zona nyamannya. Lewat Buku ini Bung Fiersa membuktikan bahwa imajinasinya bisa melampaui hal-hal yang selama ini dia sajikan di buku-buku sebelumnya. Sebagai sebuah karya, buku ini bisa mengukuhkan Bung Fiersa menjadi penulis yang makin produktif dan punya nama di Industri penulisan Indonesia.

Ditulis oleh Al yang kebetulan jadi pekerja di GPAN Mojokerto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *