Puisi tentang Perlawanan

Perlawanan

DIBALIK HARI ESOK

Tanah semakin menua. . .

Langit semakin menjerit kecewa. . .

Namun sengketa masih tetap merajalela

Korupsi masih menjadi kasus biasa di media massa. . .

Penguasa cuma ketawa dan pergi berkelana

Hening sejenak. . .

Angin bersiap-siap menerpa lagi

Pohon siap jatuh kembali ke dasar bumi

Air laut siap menggulung manusia kesana kemari

Tenang sejenak. . .

Tutup telinga dan tutup mata masih terjadi. . .

Ada yang berjanji ada yang mengingkari lagi

Ada yang berkampanye ada yang hilang lagi

Ada yang berteriak lagi ada yang menjerit lagi

Ada aktivis yang terdiam lagi dan lagi

Kemakmuran masih menjadi teka-teki

Masih menunggu hari esok. . .

Hari dimana kemakmuran dijanjikan nyata

Datangnya seorang satria piningit di esok hari

Berancang-ancang membunuh psikopat tirani

Menyapu lidah lidah kuasa sang pendosa birahi.

Semoga saja !!!

DATANG, JANJI, HILANG

Poster poster ajakan bersliweran

Paku-paku tertancap bebas di jalan

Tumpukan wajah terpandang di pelupuk mata

Jaraknya semakin dekat dan dekat.

Tanpa lelah senyum mereka rekah di foto

Dengan janji yang terpasung di bawahnya

Kata ajakan tak lupa mereka sampaikan

Beserta janji yang manis di depan mata

Dengan janji tidak apatis di kemudian hari

Dengan janji tidak kapitalis di hari nanti

Dengan janji tidak alpa di absen nanti

Menebar janji dengan penuh sensasi

Apakah yang bisa kulakukan selain menepi?

Apakah yang bisa kita percayai dengan janji janji itu?

Apakah yang bisa kita percaya

Jika sebelumnya pun hanya semua di bibir

Tulisannya penuh feminisme

Nyatanya Cuma periode

Katanya anti korupsi

Nyatanya dompet penuh terisi

Katanya anti kemiskinan

Nyatanya dia biang kemiskinan

Maafkan kami Pendiri bangsa

Bila penguasa negeri ini lupa ideologi

Tak ingat lagi Bhineka Tunggal Ika

Tak ingat lagi butir-butir kebaikan

Aku tidak ingin berhenti bermimpi

Menunggu sang penyelamat negeri

Merubah semua keserakahan para penguasa negeri

Bahwa negeri ini telah alpa dari kemakmuran.

Ditulis oleh Al yang masih bisa berkontribusi di GPAN Mojokerto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *