Motivator tanpa motivator

posted in: GPAN Pusat, Puisi | 0

Oleh : Nur Hafidhoh, S.Pd

Terusik tekad seribu bahasa

Tekad sejuta kata dalam balutan tinta

Tekad selembut sutra tutur dari hati

Teruntuk setiap jiwa yang menerima

Jiwa yang sejatinya tak memandang sebelah mata

Jiwa yang haus akan sepinya pendamping setia

Jiwa yang kadang retak dan ingin terjatuh

Jiwa yang santun meski ada yang tak pernah jumpa

Naluri segenggam hati terus mencoba memahami

Mendekat meski kadang tak sedekat raga bertemu dengan raga

Mengayuh petikan manisnya buah mutiara dari Sang Ilahi Robbi

Menangkap dan berbagi rasa itu

Sebagai wujud syukur atas Ilmu Nya

Meski ku tahu kadang ku juga tak sempurna

Layaknya lilin yang kadang tertiup angin

Namun ku akan coba tuk menjaga lilin lilin yang lain tuk berdiri

Karena mengasihi itu indah

Seindah lautan dengan air jernihnya

Seindah langit dengan pelanginya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *