Matematika Sulit

posted in: Esai, GPAN Regional Jogja | 0

Oleh : Iis Mardhiyanti

Ya, sebagian manusia yang telah menginjak bangku sekolah ataupun yang tidak merasakan bangku sekolah menganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit. Pelajaran yang membingungkan dan membuat pusing.

Tetapi karena itulah yang menurut saya bahwa matematika itu adalah salah satu mata pelajaran yang sangat penting. Ketidakmudahan dalam memecahkan persoalan matematika akan melatih peserta didik untuk berfikir kritis. Oleh karena itu, sebelum melakukan kegiatan pembelajaran matematika, sangat diharapkan guru mampu memberikan kesan yang menyenangkan terhadap matematika pada siswa. Mengapa demikian? Karena untuk mengawali sesuatu yang dianggap sulit, tentu tidak dimulai dengan kesan yang buruk pula.

Maka, ketika guru sudah mampu menarik perhatian siswa, pelan tapi pasti guru mulai mengenalkan pembelajaran matematika pada siswa. Karena itu, dalam hal ini kualitas guru memang sangat diperlukan. Guru dengan kualitas yang baik akan mampu mengusahakan bagaimana strategi untuk mengajak siswa untuk berpikir kritis.

Sebagai contoh mengenai kualitas guru. Dari suatu hasil observasi, ada beberapa siswa mengatakan bahwa, ketika mereka diajar oleh guru si A, gurunya asyik, cara menjelaskan menarik, gurunya keliling kelas mengecek pekerjaan siswa, jadi mereka enak belajarnya. Tetapi ketika mereka diajar oleh guru si B, mereka susah untuk fokus, cara guru mengajarnya juga monoton, text book, dan perhatian guru ke siswanya juga kurang.

Tetapi, selain kualitas guru yang diperhatikan. Para siswa pun juga perlu instropeksi diri bagaimana mereka harus menempatkan diri ketika sedang belajar matematika Ada beberapa hal yang mungkin bisa menjadi saran agar siswa itu sendiri dapat belajar matematika dengan baik. Pertama, jangan pernah menggampangkan materi-materi awal pada matematika, karena itu merupakan dasar dari materi-materi selanjutnya. Kedua, jangan pernah menyimpan pertanyaan yang seharusnya dapat ditanyakan pada hari itu. Segera tanyakan, dan pahami karena materi matematika di sekolah tidaklah sedikit dan bukan hanya untuk dihafalkan tetapi juga harus dipahami. Ketiga, perbanyaklah latihan soal karena dengan banyak berlatih soal siswa akan terbiasa dengan rumus-rumus dan bisa mengetahui di mana letak kebelumpahaman mereka sehingga dapat ditanyakan pada guru. Dan yang terakhir, jangan pernah menyerah atas apa yang belum dapat dipecahkan dan terus mencoba untuk memecahkan suatu masalah agar otak kita terbiasa untuk berpikir kritis.

.

.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *