Kemacetan

Oleh : Zulfa Tsuroyya

Ketika teknologi semakin maju

Tak menutup kemungkinan transfortasipun semakin meningkat

Dimana semua itu tidak diikuti dengan perkembangan volume jalan

Berjajarnya kendaraan dunia

Pada pagi, siang, sore dan malam

Waktu yang selalu dikenyam oleh mu

Kau selalu ada dimanapun dan kapanpun

Dengan begitu pancera indraku tak mampu terlepas darimu

Tontonan yang tidak pernah terlepas dari penglihatanku

Benda kecil yang terdengar dan terpancar dengan nyata oleh mu

Dimana itu adalah kata terbising yang penah ku dengar

Suara yang hanya ada pada dirimu

Dan karena mu aku tak bisa bernapas lega

Menggangu kehidupanku dan kau banyak membawa akibat

Keburukan kota ku, Keburukan negara ku

Kecelakaan, Polusi udara merupakan eksresi yang kau timbulkan

Pembebanaan ini hanya ditanggung oleh satu kata yaitu Bumiku..

 

LIG

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *