PUISI : Kata Hati

posted in: GPAN Regional Jogja, Puisi | 0

Oleh : Ratih Widyastuti   Senja sore di sudut kota romantis Indonesia Langit cerah dengan seribu keindahan yang tampak sayu sayu suara angin menggesek rumput ilalang perlahan sang mega menampakkan diri   kau tahu? sejak saat itu aku mulai mengagumimu … Continued

PUISI : Dedikasi Ibu

posted in: GPAN Regional Jogja, Puisi | 0

Oleh : Ibnu Hakim Oh Ibu…. Tetesan air matamu mengalir bersama pedihmu Setiap senyummu terpendam tangis batinmu Dambamu melihat ku ceria dengan senyum bagai samudra Tak ingin engkau melihat aku meneteskan air mata   Oh Ibu…. Suatu hari nanti akan … Continued

Bahasa Sasmita dari Burung-Burung Manyar

posted in: Esai, GPAN Regional Jogja | 0

Oleh : Naufal Wiratama Bahasa sasmita merupakan pertanda-pertanda yang tertangkap maknanya oleh seseorang yang peka perasaannya. Membaca bahasa sasmita bermakna pula tadabbur terhadap ayat-ayat Kauniyah-Nya (keadaan alam). Membaca bahasa sasmita bermakna pula kontemplasi terhadap ayat-ayat Insaaniyah-Nya (keadaan sosial). Ayat-ayat Qur’aniyah-Nya … Continued

PUISI : Khas Pengelana

posted in: GPAN Regional Jogja, Puisi | 0

Karya : Wilda Fathony Boleh jadi kau anggap sama, Pahit manis kopi, Seduhan yang biasa saja, Dalam gelas tanah liat kesukaan . Tapi jejak bibir yang ada, Punyaku dan dirimu, Kan jauh berbeda! . Ingat itu baik-baik, Tiap kau melangkah … Continued

Matematika Sulit

posted in: Esai, GPAN Regional Jogja | 0

Oleh : Iis Mardhiyanti Ya, sebagian manusia yang telah menginjak bangku sekolah ataupun yang tidak merasakan bangku sekolah menganggap bahwa matematika adalah pelajaran yang sulit. Pelajaran yang membingungkan dan membuat pusing. Tetapi karena itulah yang menurut saya bahwa matematika itu … Continued

Bersama Perkataan ada Kekuatan

posted in: Esai, GPAN Regional Jogja | 0

Oleh: Ma’rifatun Nisa   Benar apa yang sering kita dengar, bahwa lidahmu adalah harimaumu. Lidah bisa membunuh siapa saja yang tidak hati-hati menggunakannya. Sembarangan bicara, asbuny (asal bunyi), seenaknya sendiri, dan sering tanpa filter pada pengucapannya. Terkadang manusia sering menyepelekan … Continued