Untaian Mimpi Bocah Kecil

posted in: GPAN Pusat, Puisi | 0

Oleh : Nur Hafidhoh, S.Pd Biasnya rembulan di waktu malam Menggantikan cahaya terangnya matahari Menelisik lembut relung dada Jiwa putih nan suci Tak ternoda Dalam untaian Sejuta harapan Memetik bintang Menggerakkan ruas jari jemari Meneteskan tinta hitam Di atas kertas … Continued

Butiran Hati yang Terpendam

posted in: GPAN Pusat, Puisi | 0

Oleh : Nur Hafidhoh, S.Pd Gemericiknya air karunia ilahi dari langit ke bumi Mengurai eloknya serpihan hati yang terpana pilu Atas takdir pertemuan hati Dua insan ciptaan Nya Yang terpisah oleh jarak dan waktu Menepis kenyataan betapa retaknya lamunan asmara … Continued

Lentera Hati Keikhlasan Santri

posted in: GPAN Pusat, Puisi | 0

Oleh : Nur Hafidhoh, S.Pd Bait-bait lafaz Allah Dalam senandung Dinginnya malam Menemani  gundah gulananya pencinta Kyai Yang haus akan ridlo Ilahi Robbi Alunan kalamullah itu menggema lirih Dalam kejernihan hati Insan kamil yang butuh  hidayah-Nya Beriktikaf ikhlas Meninggalkan gemerlapnya … Continued

Aku bukan sandal jepit

posted in: GPAN Pusat, Puisi | 0

Oleh : Nur Hafidhoh, S.Pd Terngingang manis balutan suara lembutmu Terperanjat ceria dari gelap dan sunyinya hati Terpana tiada tara Keelokan parasnya dirimu Kejantanan tekad awal Butiran mutiara emas mu Memberi cahaya pelita hati Tak ada detik, menit, siang maupun … Continued

Motivator tanpa motivator

posted in: GPAN Pusat, Puisi | 0

Oleh : Nur Hafidhoh, S.Pd Terusik tekad seribu bahasa Tekad sejuta kata dalam balutan tinta Tekad selembut sutra tutur dari hati Teruntuk setiap jiwa yang menerima Jiwa yang sejatinya tak memandang sebelah mata Jiwa yang haus akan sepinya pendamping setia … Continued

Online Sharing session “Beasiswa Unggulan”

posted in: Esai | 0

Pemateri : Zahro Rokhmawati M.Pd   Beasiswa Unggulan dari Kemdikbud ini nggak hanya untuk S2 aja kok. Malah dari S1, S2, dan S3 Dan kalau untuk Maba malah kesempatan emas untuk TOEFL ITP hanya untuk S2 dan S3 Pemburu Beasiswa … Continued

Cahaya di Serambi Makkah

posted in: Cerpen | 0

Seuntai harapan tekad yang arif dibalut oleh restu orang tua, pemuda berparas kulit Eropa, bermata cina, bermaksud untuk merantau ke Aceh. Ghafar, pemuda Semarang ini bersigap membawa tas ransel dan kopernya dari kamar, ke luar rumah untuk merantau. “ Bu..Pak, … Continued